Warga Kampung Sepse mendorong Kampung Wisata

DCIM100MEDIADJI_0150.JPG
Telaga opersnondi Biak Timur

Kepulauan Padaido, Pantai Bosnik, Air Terjun Wafsarak, lokus-lokus Sejarah Perang Dunia ke-II dan beberapa lokasi terkenal lainnya adalah potensi wisata yang selalu digadang-gadang oleh Kabupaten Biak Numfor sebagai destinasi wisata yang berpotensi untuk dikembangkan. Tak dinyana, kampung Sepse yang terletak di Biak Timur justru mampu mencuri perhatian publik melalui pantai dan telaganya yang biru. namun yang lebih menarik perhatian sebenarnya bukan pada objeknya, tetapi bagaimana mereka berbenah secara mandiri tanpa harus menunggu program pemerintah. 

Kampung yang berada di di ± SI 07” 07.6 “; E 136” 11’ 46.1” T   ini memiliki luas wilayah kurang lebih 160 Ha yang berbatasan dengan kampung Imndi sebelah utara, Sunde sebelah Selatan, Afefbo sebelah barat, dan kampung Son sebelah Timur.

Dengan dukungan berbagai elemen, temasuk dampingan KPHL Biak Numfor, kini kampung Sepse terus mengembangkan kampung wisata yang mengkombinasikan ekowisata dan wisata umum.  pendekatan “communty base tourism”  adalah model pendekatan yang di kembangkan, artinya penduduk setempat adalah penggerak dan kunci dari proses pengembangannya. beberapa agenda yang telah dilakukan adalah mendokumentasikan potensi lokal, membuat peta rute, hingga membuat SOP pengelolaan.  Semua ini dimaksudkan agar prinsip keberlanjutan, dan tujuan ekonomi dapat dijalankan secara seimbang, hal ini penting mengingat kawasan tersebut berstatus hutan lindung yang saat ini di kelola oleh KPHL Biak Numor.

Kini apa yang mereka lakukan sejak tahun 2015, mulai mencuri perhatian berbagai kalangan, pemerintah daerah mulai mendukung, tercatat, di tahun 2017 Dinas Pariwisata Kabupaten akan membangun akan menggelontorkan dana DAK sebesar 1 Milyar untuk pengembangan infrasturtur pendukung, seperti jalan setapak untuk pejalan kaki dan fasilitas MCK sekitar kawasan telaga opersnondi, “Kami begitu bersemangat melihat apa yang sudah dilakukan masyarakat diawal, itu tandanya bahwa program tersebut menjadi kebutuhan mereka, kami akan berupaya untuk mendukung apa yang sudah dikejakan” tegas Yubelius Usior selaku kepala dinas pariwisata kabupaten Biak Numfor dalam sebuah kesempatan diskusi dengan Mnukwar Papua terkait kerja-kerja di Sepse dan rencana pemerintah kedepan dalam pengembangan wisata di Biak Numfor

Tidak berhenti disitu, berdasarkan pengamatan warga, beberapa turis asing pencari ombak juga mulai terlihat mengunjungi kawasan pantai Opersnondi yang memang terkenal dengan ombaknya yang besar di kala musim angin datang. perkembangan ini menambah semangat bagi masyarakat, kini mereka terlihat semakin membenahi diri, menyiapkan homestay adalah target mereka selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *